Meksiko, 29 Mei 2026 – Profesor Triyanto dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mendapat kehormatan sebagai pembicara internasional dalam forum akademik mengenai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya isu keragaman dan perdamaian, di Universidad Nacional Autónoma de México (UNAM) serta sebagai Visiting Professor di Universidad de Guanajuato, Meksiko, pada 27–29 Mei 2026. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk mendiskusikan strategi penguatan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam presentasinya, Prof. Triyanto menyoroti pengalaman Indonesia sebagai negara berkembang yang berhasil menjaga stabilitas sosial dan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Ia menjelaskan berbagai praktik baik (best practices) yang telah diterapkan Indonesia, mulai dari penguatan pendidikan karakter, pendidikan multikultural, implementasi nilai-nilai Pancasila, hingga pengembangan dialog antarbudaya sebagai fondasi dalam membangun kehidupan yang damai dan inklusif. Menurutnya, pengalaman Indonesia menunjukkan bahwa keragaman bukanlah hambatan, melainkan modal sosial yang dapat menjadi kekuatan untuk menciptakan perdamaian berkelanjutan.

Prof. Triyanto juga mengakui bahwa perjalanan Indonesia dalam mewujudkan perdamaian tidak terlepas dari berbagai tantangan, termasuk potensi konflik sosial, ketimpangan, serta dinamika politik dan budaya yang terus berkembang. Namun demikian, komitmen pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan partisipasi masyarakat telah menjadi faktor penting dalam menjaga kohesi sosial dan memperkuat budaya damai. Pengalaman tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari para peserta forum karena dinilai relevan bagi banyak negara yang sedang menghadapi tantangan serupa dalam mengelola keragaman masyarakatnya.

Undangan dari dua institusi pendidikan tinggi terkemuka di Meksiko tersebut menjadi bukti pengakuan internasional terhadap reputasi akademik dan kontribusi Prof. Triyanto dalam bidang pendidikan, kewarganegaraan, keragaman, dan perdamaian. Kehadirannya tidak hanya memperkuat jejaring kerja sama akademik antara Indonesia dan Meksiko, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan praktik-praktik baik Indonesia kepada komunitas akademik global. Melalui forum ini, UNS kembali menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam penyebarluasan pengetahuan dan solusi atas berbagai isu global yang sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

About The Author

Comments

More Posts You May Find Interesting