Pati, 22 Juni 2026 – Tim Pengabdian Riset Grup Filsafat dan Sosial Politik Kewarganegaraan, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta (uns.ac.id), yang terdiri dari Dosen Prodi S1 dan S2 PPKn FKIP UNS menggelar workshop bertajuk “Penguatan Budaya Sekolah Aman melalui Program Edukasi dan Pencegahan Bullying berbasis Artificial Intelligence”. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026 ini diselenggarakan di SMA N 1 Pati bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila SMA se-Kabupaten Pati.
Kegiatan workshop ini menghadirkan lima narasumber dari tim dosen PPKn FKIP UNS. Dr. Triana Rejekiningsih, S.H., M.Pd. selaku ketua tim sekaligus Kepala Program Studi S1 PPKn FKIP UNS, menyampaikan materi pengantar mengenai penguatan budaya sekolah aman melalui program edukasi dan pencegahan bullying berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dr. Moh. Muchtarom, S.Ag., M.Si. memaparkan materi tentang “Budaya Sekolah Aman – Fenomena Bullying di Sekolah”. Sementara itu, Dewi Ika Sari, M.Pd. menyampaikan materi mengenai “Sekolah Ramah HAM”, dan Anis Suryaningsih, S.Pd., M.Sc. membawakan materi tentang “Integrasi Isu Kekerasan/Bullying ke dalam Proses dan Materi Pembelajaran”. Adapun Raharjo, S.Pd., M.Sc. menyampaikan materi tentang “Pengembangan Sumber Belajar Pendidikan Pancasila berbasis generative AI“.
Workshop ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang secara rutin dilakukan oleh Riset Grup Filsafat dan Sosial Politik Kewarganegaraan Prodi PPKn FKIP UNS. Kegiatan dilaksanakan secara luring (tatap muka) di SMA N 1 Pati dan daring (dalam jaringan) untuk pengerjaan tugas dari peserta workshop. Rangkaian kegiatan tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga dilanjutkan dengan sesi penugasan serta review produk workshop. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan materi yang telah diperoleh. Implemensi pengabdian kepada Masyarakat melalui workshop ini diharapkan akan berdampak pada SDGs Pendidikan Berkualitas di lingkungan sekolah dan juga pemahaman terhadap DSGs Kesetaraan Gender melalui penguatan sekolah aman dan pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Melalui workshop ini, diharapkan para guru Pendidikan Pancasila di Kabupaten Pati dapat semakin kompeten dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik, serta mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai instrumen pencegahan dan edukasi terhadap kasus bullying di lingkungan sekolah.



Comments
More Posts You May Find Interesting





